Penerapan Rangkaian Isolasi dengan Transistor

Rangkaian isolasi digunakan untuk mendapatkan bentuk sinyal yang sama seperti bentuk sinyal keluaran pada pengendali misalkan op amp (operational amplifier) tetapi pada rangkaian isolasi memiliki kuat arus atau tegangan listrik yang besar atau sesuai daya yang dibutuhkan untuk menggerakan aktuator yang digunakan misalkan motor dc atau relay.

Pada gambar di bawah juga merupakan penerapan op amp sebagai kompatator (pembanding) dimana tegangan atau sibyal keluaran merupakan perbandingan kedua masukan yaitu tegangan masukan non inverting (non pembalik) dengan tengangan masukan inverting (pembalik). Pada op amp sebagai Komparator, jika tegangan masukan nin inverting lebih besar daripada tegangan masukan inverting maka tegangan keluaran op amp sama dengan tegangan supply (catu daya) terbesar, tapi jika tegangan madukan non inverting lebih kecil daripada tegangan masukkan inverting maka tegangan keluaran op amp sama dengan tegangan supply (catu daya) terkecil.

Rangkaian Isolasi Transistor pada Motosebag


Pada rangkaian di atas dapat dilihat LED tidak menyala dan motor DC tidak berputar, ini terjadi karena tegangan keluaran op amp sama dengan 0 Volt atau berarti tegangan masukan non inverting lebih kecil daripada tegangan masukan inverting.


Pada rangkaian di atas dapat dilihat LED  menyala dan motor DC berputar, ini terjadi karena tegangan keluaran op amp sama dengan 12 Volt atau berarti tegangan masukan non inverting lebih besar daripada tegangan masukan inverting.

Cara kerja rangkaian

  1. Catu daya masuk

    • Tegangan positif masuk ke jalur atas rangkaian.

    • Ground berada pada jalur bawah.

    • IC 741 mendapat suplai melalui pin 7 (+V) dan pin 4 (GND).

  2. LDR mendeteksi intensitas cahaya

    • R2 (10 kΩ) dan LDR membentuk rangkaian pembagi tegangan.

    • Tegangan hasil pembagi masuk ke input non-inverting (+), pin 3 IC 741.

    • Saat terang, resistansi LDR menjadi kecil sehingga tegangan pada pin 3 cenderung rendah.

    • Saat gelap, resistansi LDR menjadi besar sehingga tegangan pada pin 3 menjadi lebih tinggi.

  3. RV1 sebagai pengatur batas/sensitivitas

    • RV1 (10 kΩ) menghasilkan tegangan referensi yang masuk ke input inverting (-), pin 2 IC 741.

    • Dengan memutar RV1, kita dapat menentukan tingkat kegelapan/terang yang menyebabkan rangkaian berubah keadaan.

  4. IC 741 sebagai pembanding
    IC 741 membandingkan tegangan dari LDR dengan tegangan referensi RV1:

    • Jika V(+) > V(-) → output pin 6 menjadi HIGH.

    • Jika V(+) < V(-) → output pin 6 menjadi LOW.

  5. Transistor BC547 mengendalikan motor

    • Output IC 741 masuk ke basis Q1 (BC547) melalui R1 1 kΩ.

    • Ketika output 741 HIGH, BC547 menjadi aktif sehingga arus dapat mengalir melalui beban motor.

    • Motor kemudian menyala/berputar.

    • Ketika output 741 LOW, BC547 mati sehingga motor tidak mendapat jalur arus ke ground dan berhenti.

  6. LED sebagai indikator

    • LED D1 bersama R4 330 Ω terhubung pada output 741.

    • LED berfungsi sebagai indikator kondisi output.

    • Ketika output HIGH, LED akan menyala.

Urutan kerja sederhananya

Saat gelap:

Cahaya ↓ → resistansi LDR ↑ → tegangan pin (+) 741 ↑ → output 741 HIGH → BC547 ON → motor ON → LED menyala.

Saat terang:

Cahaya ↑ → resistansi LDR ↓ → tegangan pin (+) 741 ↓ → output 741 LOW → BC547 OFF → motor OFF → LED mati.

Kesimpulan

Jadi, rangkaian pada gambar bekerja sebagai saklar otomatis berdasarkan cahaya. Dengan pengaturan RV1, kita bisa menentukan kapan motor mulai menyala, misalnya motor menyala ketika kondisi mulai gelap dan mati ketika kondisi terang.

Catatan: Pada rangkaian ini motor sebaiknya memiliki suplai dan proteksi yang sesuai; untuk beban induktif seperti motor, umumnya juga dipasang dioda flyback paralel dengan motor untuk melindungi transistor dari tegangan induksi.


Rangkaian Isolasi Transistor pada Relay


Pada rangkaian di atas dapat dilihat LED tidak menyala dan kontak relay tidak berubah posisi, ini terjadi karena tegangan keluaran op amp sama dengan 0 Volt atau berarti tegangan masukan non inverting lebih kecil daripada tegangan masukan inverting.


Pada rangkaian di atas dapat dilihat LED menyala dan kontak relay berubah posisi, ini terjadi karena tegangan keluaran op amp sama dengan 0 Volt atau berarti tegangan masukan non inverting lebih besar daripada tegangan masukan inverting.

Rangkaian di atas dapat dilihat bahwa op amp sebagai pengendali, relay sebagai aktuator dan LDR ((Light Dependent Resistor) sebagai sensor. Pengaturan sensitivitas cahaya pada sensor dilakukan oleh Potensiomater.

Cara kerja rangkaian

  1. Catu daya masuk

    • Tegangan positif masuk ke jalur atas rangkaian.

    • Ground berada pada jalur bawah.

    • IC 741 mendapat suplai melalui pin 7 (+V) dan pin 4 (GND).

  2. LDR mendeteksi intensitas cahaya

    • R2 (10 kΩ) dan LDR membentuk rangkaian pembagi tegangan.

    • Tegangan hasil pembagi masuk ke input non-inverting (+), pin 3 IC 741.

    • Saat terang, resistansi LDR menjadi kecil sehingga tegangan pada pin 3 cenderung rendah.

    • Saat gelap, resistansi LDR menjadi besar sehingga tegangan pada pin 3 menjadi lebih tinggi.

  3. RV1 sebagai pengatur batas/sensitivitas

    • RV1 (10 kΩ) menghasilkan tegangan referensi yang masuk ke input inverting (-), pin 2 IC 741.

    • Dengan memutar RV1, kita dapat menentukan tingkat kegelapan/terang yang menyebabkan rangkaian berubah keadaan.

  4. IC 741 sebagai pembanding
    IC 741 membandingkan tegangan dari LDR dengan tegangan referensi RV1:

    • Jika V(+) > V(-) → output pin 6 menjadi HIGH.

    • Jika V(+) < V(-) → output pin 6 menjadi LOW.

  5. Transistor BC547 mengendalikan Relay

    • Output IC 741 masuk ke basis Q1 (BC547) melalui R1 1 kΩ.

    • Ketika output 741 HIGH, BC547 menjadi aktif sehingga arus dapat mengalir melalui beban relay.

    • Relay kemudian kontak berubah posisi.

    • Ketika output 741 LOW, BC547 mati sehingga relay tidak mendapat jalur arus ke ground dan kontak berubah ke posisi semula.

  6. LED sebagai indikator

    • LED D1 bersama R4 330 Ω terhubung pada output 741.

    • LED berfungsi sebagai indikator kondisi output.

    • Ketika output HIGH, LED akan menyala.

  7. Relay mengendalikan sumber 24 V
    Ketika relay aktif, kontak relay berubah posisi sehingga tegangan 24 V disalurkan ke rangkaian beban.

    Dengan demikian, rangkaian 12 V sensor dapat digunakan untuk mengontrol beban yang menggunakan 24 V tanpa menghubungkan beban 24 V secara langsung ke IC 741.

Urutan kerja sederhananya

Saat gelap:

Cahaya ↓ → resistansi LDR ↑ → tegangan pin (+) 741 ↑ → output 741 HIGH → BC547 ON → relay ON → LED menyala.

Saat terang:

Cahaya ↑ → resistansi LDR ↓ → tegangan pin (+) 741 ↓ → output 741 LOW → BC547 OFF → relay OFF → LED mati.

Kesimpulan

Rangkaian tersebut dapat disebut saklar otomatis berdasarkan intensitas cahaya. Fungsinya adalah mendeteksi kondisi gelap menggunakan LDR, kemudian IC 741 membandingkan kondisi tersebut dengan batas yang diatur RV1. Jika cukup gelap, transistor mengaktifkan relay sehingga beban 24 V dapat dinyalakan secara otomatis.

Comments

Nama : Sopo
Kelas : xIE1
Tanya:
Berapa besar tegangan Vout Op Amp?
Anonymous said…
Nama : Ratu
Kelas : XI TE 2
Tanya : bedanya isolasi pake 1 transistor sama pake optocoupler apa?
Anonymous said…
Nama:Salwa Maulida Milanisti
Kelas:XI TE 2
Tanya: Apa fungsi RV1 (potensiometer) pada rangkaian?
Anonymous said…
nama : yusri
Kelas : XI TE 2
tanya : apa yang terjadi pada motor DC saat keadaan gelap?
Anonymous said…
nama : hera herliana
kelas : XI TE2
tanya : mengapa saat terang resistansi LDR menjadi kecil, dan saat gelap resistansi menjadi besar?
Anonymous said…
Nama : Mochamad Al Iqbal
Kelas : XI Te 2
Tanya : cara mengontrol beban yang menggunakan 24 V tanpa menghubungkan ke IC 741?
Anonymous said…
nama : lufi aulia
Kelas : XI TE2
tanya :apa yang terjadi pada tegangan keluaran jika tegangan masukan non inverting lebih kecil daripada tegangan masukan inverting?
Anonymous said…
Nama : Muhamad Daffa Adiwijaya
kelas : XI TE2
Tanya :
jika relay tidak berfungsi semesti nya apa Yang akan terjadi Dalam rangkaian isolasi
Anonymous said…
nama : fikry akmal
kelas : XI TE2
tanya : apa fungsi utama ic 741 Dalam rangkaian isolasi
Anonymous said…
Nama : Suntinah
Kelas : XI TE2
Tanya:
Berapa besar tegangan Vout pada IC 741 ketika tegangan input non-inverting lebih besar daripada tegangan input inverting?
Anonymous said…
Nama: Juniarsih
Kelas: XI TE2
Tanya:
kenapa harus pake resistor di rangkaian isolasi itu? kalo ga pake bisa gak?
Anonymous said…
nama: Sahrul efendi
kelas: XI TE2
tanya:Bagaimana prinsip kerja op-amp ketika diterapkan sebagai komparator pembanding?
Anonymous said…
nama: arni
kelas: XI TE2
tanya:
apa fungsi utama rangakaian isolasi dalam sistem pengendalian pa??
Anonymous said…
nama: mediana h. n
kelas: Xl TE 2
tanya: apa yang terjadi jika transistor BC547 mati?
Anonymous said…
nama: mai handayani
kelas: XI TE 2
tanya: Bagaimana perubahan resistansi LDR ketika terkena cahaya terang?
Anonymous said…
nama : sartiyawati
kelas : XL TE 2
tanya : sebutkan 2 konfigurasi transistor yang sering dipakai dalam penguat bertingkat
Anonymous said…
nama: Riki saputra
kelas: XI TE 2
tanya: Sensor cahaya → hambatannya berubah tergantung intensitas cahaya (gelap = hambatan besar, terang = hambatan kecil)
Anonymous said…
Nama : Albria Wahyu
Kelas : XI TE 2
Tanya :Pin berapa yang digunakan sebagai input non-inverting pada IC 741?
Anonymous said…
nama: muhammad al qodri ramadhan
kelas:XI TE 2
tanya:fungsi dari motor DC kalo tidak berputar apa?
Anonymous said…
Nama : Raisha zahara
Kelas : Xl TE 2
Tanya : Apa fungsi dari RV1 10kΩ pada rangkaian?
Anonymous said…
nama : laila asiatun
kelas : XI TE 2
Tanya:
apa yang di maksud dengan saklar otomatis berdasarkan intensitas cahaya?
Anonymous said…
Nama : Rizky Joy
Kelas : XI TE 2
Tanya : apa fungsi Perbedaan Transistor PNP dan NPN
Anonymous said…
Nama: Anto
Kelas : Xl TE 2
Tanya:
Mengapa diperlukan Dioda flyback pada rangkaian yang menggunakan beban berupa Motor DC?
Anonymous said…
nama : andini putri
kelas : xi te 2
tanya : Mengapa diperlukan isolasi antara rangkaian input dan output?
Anonymous said…
nama : yoana tunggal deqi
kelas : XI TE2
tanya : apa fungsi dari resistor R1 yang di pasang sebelum basis transistor Q1 pa?
Anonymous said…
Nama : siti saiyroh
Kelas Xl TE 2
Tanya:Bagaimana kondisi resistansi LDR dan tegangan pada pin 3 saat lingkungan sekitar berada dalam kondisi terang?
Anonymous said…
Nama : fatimatuz zahroh
Kelas : XI TE 2
Tanya : Gimana cara nentuin transistor yang cocok buat beban yang mau dikontrol?
Anonymous said…
nama : muhammad firyatul ilham
kelas : X TE 2
tanya : mengapa kita memerluka rangkaian isolasi saat ingin menggerakan aktuator seperti motor dc menggunakan sinyal dari komponen pengendali misalnya op-amp
Anonymous said…
nama :TRIO AFANDI
kelas :Xl TE 2
tanya : Bagaimana transistor digunakan sebagai isolator sekaligus penerjemah level tegangan (misalnya dari sinyal logika 3.3V ke 12V)?
Anonymous said…
nama : jahrotul aminah
kelas :TE2
tanya : bagaimana karakteristik bentuk sinyal, kuat arus, dan tegangan pada keluaran rangkaian isolasi jika dibandingkan dengan sinyal dari pengontrol?
Anonymous said…
Nama:Zaki Pratama
Kelas:Xl TE2
Tanya:Apa tujuan utama dari penerapan isolasi galvanik menggunakan optocoupler antara mikrokontroler sisi tegangan rendah dan rangkaian daya relay AC sisi tegangan tinggi?
Anonymous said…
Nama : Bagas Dwi Andhika
Kelas : XI TE2
Pertanyaan : Apa fungsi transistor BC547 pada rangkaian isolasi tersebut?
Anonymous said…
Nama :Rahayu
Kelas : XI TE 2
Pertanyaan :apa perbedaan fungsi transistor bc547 pada rangkaian motor dc dan rangakaian relay
Anonymous said…
Nama : Adika Bagas Kata
Kelas : XI TE 2
Tanya : apa nama dari benda yang seperti 3 ujung pensil yang berbaris?
Anonymous said…
nama:anah fatimah
kelas:XI TE 2
pertanyaan:sebuah relay membutuhkan daya 0,36 watt pada tegangan 5volt.berapa arus yang harus di suplai oleh transistor ke relay tersebut?
Nama : Naily Salsabilla
Kelas : XI TE 2
Pertanyaan : Bagaimana perubahan tegangan pada bagian input dapat memengaruhi output pada rangkaian isolasi 1 transistor?
Anonymous said…
nama : sopiatun mawadah
kelas : XI TE 1
pertanyaan : Apa fungsi transistor BC547 pada rangkaian isolasi tersebut
Anonymous said…
nama: jayeng ningrum
kelas: XI TE 1
pertanyaan: mengapa perlu isolasi mikrokontroler dan beban
Anonymous said…
nama : anggun natali
kelas : XI TE 1
pertanyaan : komponen yang berfungsi sebagai sensor cahaya, pada rangkaian tersebut adalah
Anonymous said…
Nama : Ade Furqon
Kelas : XI TE 1
Pertanyaan : Adakah komponen selain LED untuk menjadi indikator
Anonymous said…
nama : salsabilatun naja
kelas : XI TE 1
pertanyaan : apa yang terjadi pada tegangan keluaran op amp sebagai komparator jika tegangan masukan non inverting lebih besar daripada tegangan masukan inverting?
Anonymous said…
nama:iin Indriyani
kelas:XI TE 1
pertanyaan:apa pengaruh nilai resistor R1 1 k terhadap kerja transistor BC547
Anonymous said…
NAMA:Sipa Anggraeni
KELAS:XI TE 1
PERTANYAAN:Bagaimana kondisi keluaran IC 741 jika tegangan masukan non-inverting lebih kecil dari masukan inverting?
Anonymous said…
Nama : FEBIYYANA
Kelas : XI TE 1
Pertanyaan : Apa pengertian catu daya??? Apakah catu daya mempunyai kaki seperti resistor??
Anonymous said…
NAMA : Muzayyanah putri
KELAS : XI TE 1
PERTANYAAN :Apa fungsi utama dari rangkaian isolasi yang menggunakan transistor dalam sistem elektronik?
Anonymous said…
Nama : AHMAD AZIS DAMAR
Kelas : XI E 1
Tanya:Jika transistor BC547 diganti dengan tipe PNP, perubahan apa saja yang harus dilakukan pada rangkaian pembagi tegangan LDR-nya
Anonymous said…
NAMA: LAURA H
KELAS: XI TE 1
PERTANYAAN:Bagaimana LDR memengaruhi IC 741?
Anonymous said…
NAMA : ELSI HERLINDA
KELAS : XI TE 1
PERTANYAAN: : Mengapa rangkaian kontrol yang sensitif (seperti mikrokontroler) memerlukan rangkaian isolasi sebelum dihubungkan ke beban dengan daya tinggi?
Anonymous said…
Nama: ANDIN SANTIKA
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan: Apa yang terjadi pada motor DC dan LED ketika kondisi sekitar LDR berubah menjadi gelap?
Anonymous said…
Nama : Miftahul Damar Rizqu
Kelas : XI TE 1
Pertanyaan : Apakah Selain Menggunakan Sensor LDR, Apakah Dapat Menggunakan Sensor Lainnya?
Anonymous said…
Nama:khairil zibran
Kls:11 te 1
Pertanyaannya:bingung cara rangkaiannya
Anonymous said…
nama : rosdiyanah
kelas:XI TE 1
pertanyaan:Apa yang terjadi jika transistor pada rangkaian isolasi mengalami kerusakan?
Anonymous said…
Nama: M Farhan Hidayatullah
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan: Apa yang terjadi jika RV1 diputar terlalu tinggi??
Anonymous said…
Nama: Zahra Aulia Putri
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan: Mengapa rangkaian isolasi membutuhkan arus atau tegangan yang besar?
Anonymous said…
Nama : Yuliana
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan: Kalau bebannya relay 5V, perhitungan RB dan RC nya gimna ya ? Biar transistornya bisa saturasi sempurna
Anonymous said…
Nama: nazla
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan : komponen apa yang berfungsi sebagai saklar pengalir arus beban besar berdasarkan sinyal kecil dari op- amp?
Anonymous said…
Nama: VERA DIVA O.P
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan: apa hubungan antara arus basis dan arus kolektor pada transistor?
Anonymous said…
Nama: Habibah
Kelas: XI TE 1
Pertanyaan:Mengapa saat kondisi gelap, resistansi LDR menjadi besar dan justru membuat tegangan pada pin non-inverting (+) menjadi lebih tinggi? Bagaimana rumus pembagi tegangannya?
Anonymous said…
Nama : Rahma tia putri
kelas : XI TE 1
Pertanyaan : Bagaimana cara kerja LDR ketika terkena cahaya?
Anonymous said…
Nama: awang supriyadi
kelas:XI TE 1
Pertanyaan:Bagaimanakah prinsip kerja op-amp yang difungsikan sebagai komparator (pembanding)?
Anonymous said…
Nama:Rama Saputra
Kelas:XI TE 1
Pertanyaan:Bagaimana rangkaian tersebut dapat disebut sebagai saklar otomatis berdasarkan intensitas cahaya?
Anonymous said…
nama: ardhina diaz safitri
kelas:XI TE 1
tanya: menjaga rilay di perlukan dalam rangkaian
Anonymous said…
Nama:Muhamad Adli Abdillah
Kelas:XI TE 1
Tanya: Hitunglah nilai ambang batas (threshold voltage) pada pin inverting (pin 2) dari Op-Amp
Anonymous said…
Nama : Surya Maulana Ahmad
Kelas : XI TE 1
Tanya : Jika tegangan output IC 741 berubah-ubah di sekitar tegangan ambang, bagaimana kondisi BC547 dan beban dapat terpengaruh, serta mengapa kondisi tersebut bisa menyebabkan beban seperti motor atau relay bekerja tidak stabil?